Monday, May 28, 2012

Men in Black III

8 comments:

After Boris the Animal succeeded releasing himself, he went back to the past and killed young K to avoid his arrest. This affected to the change of history afterwards and yet erasing K from the post 60's timeline. Agent J, which had partnered with K for 14 years is the only one noticing the disappearance of K. He then traveled back to the past and prevented the murder of his partner.

What did I feel right after? Tricked. Gausah nontonnya dulu deh, baca resensinya di atas aja udah bingung kan lo? Haha. Mikir sih emang filmnya tapi jujur, keren abiz. Yaiyalah, kalo gak keren ya gabakal gue post juga. Pokoknya segala yang berbau time traveling itu, menurut gue, selalu menarik. Karena sepanjang jalan pasti satu per satu semua keanehan yang muncul di awal film bakal kejawab. Dan satu lagi yang seru adalah ngikutin pertumbuhan tokohnya. Siapa yang nyangka, misalnya, agent K yang dingin dan pendiem itu ternyata dulunya banyak omong? Atau agent O, si pengganti Zed ternyata dulunya punya lover? Atau agent J ternyata dulunya makmur? Mau tau banget keselanjutannya? Nonton sendiri, jangan banyak nanya.

Because some wise men once said,
"Don't ask questions you don't want to know the answer to."

image source: here

Friday, May 25, 2012

Madison Avenue Future Men

2 comments:

Me and my classmates, we call ourselves Adple.
It's the short form of Advertising People.

Me myself, I consider us as a group of mad people.
Cause term 'mad' is somehow suitable for us.
And um, well... things around us.

Especially after yesterday.
Gotta tell ya, things were all mad.

Mad Lecturer
Jadi kemaren ada company visit ke Yahoo! Indonesia di Senayan. Karena satu dan lain hal kita ngaret satu jam dari rencana berangkat, dan muter-muter ga karuan karena salah jalan. Alhasil, kita telat satu setengah jam dari jadwal janjian sama orang Yahoo! nya. Marah? Jelas...

Mad Bus
Nah buat transport bolak-balik kampus-kantor nya, kita disewain bis kuning. Tapi tunggu dulu. Bikun yang ini bukan bikun sebagaimana sejatinya. Yang satu ini semi-rongsok, karat dimana-mana, kursi jebol sana-sini, sistem pendingin alami. Bahkan ada yang nyeletuk kalo bis ini lolos kerusuhan '98 karena kaca depannya retak... Tapi overall gue seneng-seneng aja sih selama naikin itu bis.

Mad Passengers
Di perjalanan pulang sebelum turun dari bis, bikunnya kan ngelewatin beberapa halte sebelum akhirnya nyampe halte FISIP. Nah ketika itu ada yang ngusulin supaya pintunya dibuka pas bikunnya udah deket halte, biar orang-orang yang lagi nunggu pada siap-siap. Berubung gue yang ada di deket pintu, yaudah gue kerjain apa yang sudah direquest fufu kocak juga kan kalo dipikir-pikir. Dan bener aja, di halte Psikologi, pas bikunnya udah deket, banyak banget yang udah berdiri ngarep bisa naik eh ternyata bisnya cuma numpang lewat HAHA ya Tuhan dosa banget sih sebenernya.

Mad Friend
Udah gak dipengenin, udah sedemikian rupa diusir, dicengin, dikacangin dan pas di bis semua orang sengaja duduk rapet-rapetan biar dia gak duduk di sebelah kita, teteup aje doi berkeliaran tanpa dosa.

Mad Creative Director
Ternyata bukan cuma mahasiswa yang dekil otaknya. Jadi setelah ke Yahoo! sorenya kita ada company visit lagi ke Iris Worldwide. Nah disana ada satu sesi sharing sama CD setempat. Dia sempet nanya gitu kan siapa yang minat jadi creative dan pas gue angkat tangan, dia justru bilang supaya gue jangan jadi copywriter soalnya gajinya sedikit. Sumpah ya gue udah jiper sebenernya. Tapi usut punya usut, ternyata dia cuma berusaha menakut-nakuti diriku supaya gue gak jadi masuk creative department dan posisi dirinya sebagai CD pun tidak terancam. Bisa ye masnye.

Mad Duck
Sepulang Iris, beberapa dari kami makan di restoran bebek di Margonda yang gue lupa namanya apa. Karena udah skip dan capek, yang ada disitu ngomongnya udah pada ngelantur semua. Ada lah lawakan karena kebanyakan makan bebek trus pas cegukan bunyinya 'kwek', ada lah yang ngebayangin ada bebek di depannya pas lagi makan, ada lah yang nyeletuk abis ini ada nugget bebek, hadeeehh bocah. Tapi yang paling gila disitu mah sambelnya. Ih Tuhan, gue cuma makan seiprit tapi besoknya mules-mules ga karuan...

Mad... Us?
After all, the main reason why things were going mad around us was because of ourselves. Everything seems  a whole lot funnier, wilder and dumber when we're placed together.


So that's that. Our marvelous experience.
Marvelous day we ever had so far.
Marvelous Advertising Men.
Mad Men, I call us

Tuesday, May 22, 2012

Re-Calling: Piggy Bank

6 comments:

You do remember about the AirAsia promo I told you about earlier right?
Well...

I got those freakin' cheap airplane tickets to Kuala Lumpur and Bangkok woohoo!! It means that by the early of 2013, if we made it on doomsday, I'll be flying to Malaysia and Thailand yaaayy!!

The image of Malaysia is from here, Thailand's from here

So do you remember back then, well, if you've been my loyal reader since 2010, in which I'm kinda sure I've lost some of my old readers already because by 2011 I happened to stop posting things due to some personal issues and--whoa, whoa easy, Vick! You're out of control...

Okay let's start over.

You remember back then, on 2011 when I planned to go to Bali with my friends, and I promised myself that I would save my money for the whole semester just to make sure I'm living in welfare on that trip? Okay if you forget, or yet if you don't know, just click here...

So yes, that's why I'm here. To state another oath to myself, to save my money for the rest of the year, and make things easy on my trip abroad! And here it is,

"I, Rifky Ramadhan Amin, will officially announce that on this fourth-to-fifth term of my college, I will rarely spend my money for flash-term pleasure things such as watching movies, eating out and buying things prodigally."
-Kuala Lumpur, Bangkok Trip Oath-

Soooo psyched!! Never done this before! And you know what, when I find out about these tickets, I got panicked and started to hunt them aggressively until by the time I had the tickets purchased, I just realized that...

I didn't ask anybody else to go with me.

And now the promo has finished and I'm still on my own.
This is so fvckin' awesome!! I'll be going abroad, ALONE!!
But ssshh, please don't tell my parents, cause if they know,
I may ruin my finest trip ever

Saturday, May 19, 2012

Local Taste Never Lie

4 comments:

So there is this girl.
This famous, famous girl.
Well no longer a girl, actually.
She turned to be a fair, dainty lady.

She's a star of L'Oreal ads here in Indonesia. Back then, when her line was "No More Bad Hair Day", I was mesmerized, indeed, but I have no plan at all to get her worshiped.

Now she came with her new ad, still with L'Oreal.
Several years after the old ad but still, gorgeous.


Damn.

Burgundy themed ambient.
Flawless model-like gesture.
Long, wavy, fluttering hair.
Lips like licorice.
Fancy dress.

Five chicness, one whole package.
I'm into you, Dian Sastrowardoyo

Let's Get Blogly Bound

35 comments:

Udah *ngitung dulu* tiga taunan gue punya blog. Tapi sepanjang itu, isinya begini-begini aja. Selama SMA ngomongin kegetiran hidup menuntut ilmu dan perjuangan masuk UI. 2010 isinya cuma seneng-seneng pasca lulus-lulusan sama foya-foya jadi maba. 2011 pait--lewatin ajadah.

Nah 2012 ini, gue pengen icip-icip sesuatu yang baru. Kalo kalian peratiin, makin hari gue makin banyak posting. Makin bawel. Bahkan jumlah postingan gue sampe Mei ini udah ngelebihin keseluruhan jumlah postingan gue taun 2011. Bagus apa jelek tuh?

Buat gue sih ya bagus lah. Toh gue jadi makin luwes nulis, traffic naik pesat, silent readers makin banyak, cespleng dah pokoknya. Tapi nih ya, gue masih ngerasa kurang. Sampe akhirnya ada orang yang -sumpah gue lupa siapa- ngerekomendasiin gue gabung Bloggers' Shout Out!


Jadi intinya, organisasi ini punya campaign namanya Blogger Campaign Project. Nah tiap bulannya bakal diangkat satu tema sosial tertentu yang mesti dibikin tulisannya sama seluruh anggota BSO dan dipublish dalam waktu bersamaan. Lucu ya? Gemesh :3

Nah berubung gue anak iklan, ikut-ikutan beginian kan bisa sekalian ngasah kemampuan gue masarin sesuatu. Masarin ide. Ide tuh ya, buat gue, udah lebih mahal daripada baju-baju Topman. Lebih berharga daripada sepatu-sepatu Zara. Kalo gue bisa dapet ide, terus gue jual, mungkin Topman ama Zara udah turun level setara warung buat gue hohoho *evil smirk*

So um, nothing to lose, I thought.
In fact, I'll feel like being forced to write.
In a positive way, of course


P.S. : Jangan cuma nontonin doang, mending gabung disini hayuk-hayuk jangan malu-malu.